The Left Hand of Darkness, Kanny Yeung

IDR 0.00

2026
Cat Minyak di atas Kanvas Oil on Canvas
100 × 70cm

2026
Cat Minyak di atas Kanvas Oil on Canvas
100 × 70cm

Tampilan Instalasi:
Terbawa Arus (2026) pameran duo, Andito Wasi Guntoro & Kanny Yeung.

Installation View:
Floating the River (2026) duo show, Andito Wasi Guntoro & Kanny Yeung.

楊學芹 Kanny Yeung (Hong Kong, 1992)

Kanny Yeung (Hong Kong, 1992) adalah seorang seniman yang saat ini tinggal di Bali, Indonesia. Karyanya berfokus pada Hipotesis Biofilia—melibatkan penelitian artistik berbasis riset lapangan, eksperimen biomaterial, instalasi karya tiga dimensi ekologis non-permanen, dan lukisan.

Selama masa residensi di Islandia (2023) dan Mongolia (2025), Kanny mengolah bahan biomaterial yang ditemukan (ganggang/wol) menggunakan teknik tradisional  (merajut/mengepang) menjadi karya seni tiga dimensi yang secara alami terurai ke dalam lanskap.

Melalui lukisan, Kanny memvisualisasikan perilaku air dalam pengulangan katarsis berupa titik, garis, dan buram. Sejak 2020, dia telah berpameran kelompok dan solo di Australia, Hong Kong, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Komisi seninya yang signifikan termasuk lukisan pemandangan awan untuk koleksi permanen Ritz-Carlton Yacht Collection (Luminara, 2025).

Kanny Yeung (Hong Kong, 1992) is an artist currently living in Bali, Indonesia. Her work engages in the Biophilia Hypothesis—involving field-based artistic research, biomaterial experiments, ephemeral installations of ecological sculptures, and painting. 

During residencies in Iceland (2023) and Mongolia (2025), Kanny processed found biomaterials (algae/wool) through traditional repetitive hand-technologies (knitting/braiding) into site-responsive sculptures that disintegrate naturally into the landscape.

Through painting, Kanny visualizes behaviours of water in cathartic repetitions of dot, dash, and blur. Since 2020, she has exhibited in group and solo shows in Australia, Hong Kong, South Korea and the United States. Her notable commissions include cloudscape paintings acquired for the permanent collection of the Ritz-Carlton Yacht Collection (Luminara, 2025).